SEKILAS INFO
: - Rabu, 21-02-2024
  • 3 tahun yang lalu / Selamat Datang di Website Yayasan Pupuk Kaltim, Pelopor Sekolah Umum Religius. SEMOGA PANDEMI COVID-19 SEGERA BERLALU DARI BUMI INI, SEHINGGA KITA DAPAT BERJUMPA LAGI DI SEKOLAH
Bentuk Karakter Siswa, SMP YPK Gelar Jumat Berkah Jumat Berbagi

Alhamdulillah pada hari Jumat tanggal 9-9-2022 SMP Yayasan Pupuk Kaltim Bontang melaksanakan kegiatan “Sarapan Sehat Bersama dan Jumat Berkah Jumat Berbagi”. Kegiatan yang sudah dimulai sejak tahun 2015 ini mendapatkan sambutan dan dukungan, serta apresiasi yang luar biasa dari siswa, bapak/ibu orang tua siswa, guru, dan masyarakat Bontang. Pada kegiatan pagi ini terkumpul kurang lebih 850 bungkus/kotak nasi yang didistribusikan kepada Cleaning Service/tukang di lingkungan YPK, sopir bus antar jempu sekolah, petugas penyapu dan kebersihan jalan, Panti Jompo, Pondok Pesantren, Petugas Pengolahan Sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Bontang Kuala dan Bontang Lestari, Tukang Ojek, Satpam Perumahan di lingkungan BTN dan Sekolah, Tenaga kebersihan di lingkungan perumahan dan lain-lain. Kegiatan ini dikoordinir oleh OSIS, dan Rohis SMP Yayasan Pupuk Kaltim yang didampingi oleh bapak/ibu guru. Saya atas nama manjemen sekolah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga Allah SWT membalas dengan sebaik-baik balasan dan barokah untuk semuanya. Aamiin. Kata Sinto selaku kepala Sekolah.

            Kegiatan ini dilaksanakan sebagai ikhtiar untuk mewujudkan “8 Cinta dan 10 Charakter Building” yang dibangun di SMP Yayasan Pupuk Kaltim.

Sarapan Sehat Bersama adalah sebagai pengejawantahan Cinta Terhadap Diri Sendiri. Sekolah ingin mengajak dan membangun kesadaranpada diri siswa pentingnya sarapan sehat sebelum berangkat atau beraktivitas belajar di sekolah. Dengan sarapan sehat diharapkan siswa mempunyai energi yang cukup untuk belajar dari jam 07.00 s.d. 16.00 wita sehingga mereka bersemangat untuk belajar. Kegiatan Sarapan Sehat Bersama juga sebagai sarana untuk membangun kebersamaan dan sarana silaturahmi antar warga sekolah sehingga diharapkan terbangun komunikasi yang baik dan korsa di warga sekolah.

            Kegiatan “Jumat Berkah Jumat Berbagi” sebagai pengejawantahan Cinta Terhadap Sesama dan Insan Kamil. Insan Kamil adalah program habituasi yang dirancang sekolah untuk mengamalkan pemahaman siswa terhadap ajaran agama (AlQuran dan Sunnah/Kitab Suci) secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan dari kegiatan ini, siswa SMP Yayasan Pupuk Kaltim mempunyai jiwa dan hati yang peduli. Peduli terhadap diri sendiri, sesama manusia, dan alam.

Kegiatan ini sejalan dengan Visi Pendidikan Indonesia yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yaitu mewujudkan Profil Pelajar Pancasila, pada Demensi Beriman, Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia pada elemen Berakhlak Pribadi dan Berakhlak Kepada Manusia, dan Demensi Bergotong Royong pada elemen Kepedulian dan elemen Berbagi.

Akhlak pribadi diwujudkan dalam rasa sayang dan perhatian pelajar kepada dirinya sendiri. Ia menyadari bahwa menjaga kesejahteraan dirinya penting dilakukan bersamaan dengan menjaga orang lain dan merawat lingkungan sekitarnya. Rasa sayang, peduli, hormat, dan menghargai diri sendiri terwujud dalam sikap integritas, yakni menampilkan tindakan yang konsisten dengan apa yang dikatakan dan dipikirkan. Karena menjaga kehormatan dirinya, Pelajar Pancasila bersikap jujur, adil, rendah hati, bersikap serta berperilaku dengan penuh hormat. Ia selalu berupaya mengembangkan dan mengintrospeksi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya. Sebagai wujud merawat dirinya, Pelajar Pancasila juga senantiasa menjaga kesehatan fisik, mental, dan spiritualnya dengan aktivitas olahraga, aktivitas sosial, dan aktivitas ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Karena karakternya ini, ia menjadi orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan, serta berkomitmen untuk setia pada ajaran agama dan kepercayaannya serta nilai-nilai kemanusiaan.

Akhlak kepada manusia sebagai anggota masyarakat, Pelajar Pancasila menyadari bahwa semua manusia setara di hadapan Tuhan. Akhlak mulianya bukan hanya tercermin dalam rasa sayangnya pada diri sendiri tetapi juga dalam budi luhurnya pada sesama manusia. Dengan demikian ia mengutamakan persamaan dan kemanusiaan di atas perbedaan serta menghargai perbedaan yang ada dengan orang lain. Pelajar Pancasila mengidentifikasi persamaan dan menjadikannya sebagai pemersatu ketika ada perdebatan atau konflik. Ia juga mendengarkan dengan baik pendapat yang berbeda dari pendapatnya, menghargainya, dan menganalisisnya secara kritis tanpa memaksakan pendapatnya sendiri. Pelajar Pancasila adalah pelajar yang moderat dalam beragama. Ia menghindari pemahaman keagamaan dan kepercayaan yang eksklusif dan ekstrim, sehingga ia menolak prasangka buruk, diskriminasi, intoleransi, dan kekerasan terhadap sesama manusia baik karena perbedaan ras, kepercayaan, maupun agama. Pelajar Pancasila bersusila, bertoleransi dan menghormati penganut agama dan kepercayaan lain. Ia menjaga kerukunan hidup sesama umat beragama, menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing, tidak memberikan label negatif pada penganut agama dan kepercayaan lain dalam bentuk apapun, serta tidak memaksakan agama dan kepercayaannya kepada orang lain. Pelajar Pancasila juga senantiasa berempati, peduli, murah hati dan welas asih kepada orang lain, terutama mereka yang lemah atau tertindas. Dengan demikian, ia selalu berupaya aktif menolong orang-orang yang membutuhkan dan mencarikan solusi terbaik untuk mendukung keberlangsungan kehidupan mereka. Pelajar Pancasila juga senantiasa mengapresiasi kelebihan orang lain dan mendukung mereka dalam mengembangkan kelebihan itu.

Kedepannya diharapkan siswa SMP Yayasan Pupuk Kaltim berkepribadian dan berwawasan Berkhebinekaan Global. Pelajar Indonesia yang mempertahankan budaya luhur, lokalitas dan identitasnya, dan tetap berpikiran terbuka dalam berinteraksi dengan budaya lain,sehingga menumbuhkan rasa saling menghargai dan diharpkan terbentuknya budaya baru yang positif dan tidak bertentangan dengan budaya luhur bangsa, sehingga mereka siap mengemban amanah Khalifathul Fil Al-Ardh (Wakil Allah SWT di muka bumi) yang memimpin masyarakat dunia untuk memberikan kemakmuran dan berkeadilan di muka bumi.(9-9-2022-Sinto)

TINGGALKAN KOMENTAR

Video Terbaru